Modul Manufaktur

Mengubah bahan baku menjadi barang jadi dengan biaya yang dihitung, bukan diperkirakan: daftar komponen per produk, perintah produksi yang mengeluarkan bahan dari gudang dan menerima barang jadi, serta biaya aktual yang dibangun dari rata-rata tertimbang bahan yang terpakai ditambah biaya overhead — semuanya dengan jurnal persediaan dan akuntansi otomatis.

Sebelum mulai: akun manufaktur

Fungsi: modul ditautkan ke bagan akun dari Pengaturan → Akun. Akun-akun inilah yang mengubah perintah produksi menjadi jurnal yang benar, bukan sekadar mutasi stok yang senyap.

SetelanKegunaan
Persediaan bahan bakuDikredit sebesar nilai bahan yang terpakai saat pengeluaran.
Persediaan barang jadiDidebit sebesar biaya produk yang dihasilkan saat penutupan.
Overhead pabrik dibebankanUpah dan biaya operasional yang ditambahkan ke biaya perintah produksi.
Barang dalam prosesAkun antara yang menampung biaya antara pembukaan dan penutupan perintah.
ℹ️ Manufaktur berjalan di atas Persediaan: bahan dan barang jadi adalah item persediaan biasa dengan satuan dan gudangnya — tanpa pendefinisian ganda.

Daftar komponen (BOM)

Jalur: Manufaktur → Daftar komponen/manufacturing/boms

Daftar komponen
Daftar komponen

Fungsi: resep produk — apa yang dibutuhkan untuk menghasilkan kuantitas standar. Didefinisikan sekali dan dipakai setiap perintah produksi berikutnya.

KolomKeterangan
Barang jadiProduk yang dihasilkan — sebuah item persediaan.
Kuantitas standarJumlah yang dihasilkan resep ini (misalnya 100 unit); kuantitas komponen mengacu padanya.
Baris komponenBahan beserta jumlah dan satuannya per kuantitas standar.
AktifResep tidak aktif hilang dari pemilih perintah produksi tanpa kehilangan riwayatnya.
💡 Susut: bila produk Anda memiliki susut yang lazim, masukkan ke dalam kuantitas komponen agar biayanya mencerminkan kenyataan, bukan idealnya.

Perintah produksi

Jalur: Manufaktur → Perintah produksi/manufacturing/production-orders

Perintah produksi
Perintah produksi

Fungsi: dokumen pelaksanaan. Pilih produk dan kuantitasnya, maka komponennya ditarik dari resep dan tetap dapat disunting (satu bahan bisa disubstitusi pada satu perintah). Perintah memiliki tiga status: draf, lalu berjalan, lalu ditutup.

TahapYang terjadi
DrafKuantitas dan komponen bebas disunting; belum ada dampak stok maupun akuntansi.
Pelaksanaan (pengeluaran)Bahan ditarik dari gudang pada biaya aktual (rata-rata tertimbang); sistem menolak bila stok kurang.
Biaya dibebankanUpah dan biaya operasional yang ditambahkan ke perintah sebelum ditutup.
PenutupanBarang jadi masuk gudang pada biaya = bahan terpakai + biaya dibebankan ÷ kuantitas yang dihasilkan.
PembatalanMembalik mutasinya dengan jurnal lawan alih-alih menghapusnya.
⚠️ Biayanya aktual, bukan standar: biaya per unit dihitung dari rata-rata biaya bahan pada saat pengeluaran, sehingga dua perintah untuk produk yang sama bisa berbeda bila harga beli berubah — dan itulah kebenaran akuntansinya.
ℹ️ Penomoran: perintah produksi punya penomoran tersendiri dengan awalan PRD-, dikelola dari layar penomoran dokumen.